Oneshot : Mirror

 

Tittle : Mirror

Author : Park Ji Yoo

Length : Oneshoot

Rating : T

Genre : Romance, Fantasy

Cast : Krystal f(X)

Minho SHINee

Jinyoung B1A4

Poster : http://moonlightff.wordpress.com

Note : Annyeong  😀 ! ini ff author pertama yang di publish disini. soalnya, author baru nih ^^ semoga suka

~~Happy Reading~~


          Author POV

Krystal duduk santai di kursi halte di tengah  deras nya air hujan. Ia baru saja menyelesaikan tugasnya. Ia mengambil handphone touchscreen miliknya dari saku celana lalu mengetik suatu pesan singkat pada kakak nya

To : Jinyoung Oppa

          Oppa! Hujan sangat deras. Jemput aku di halte!

          Send!

“Soojung-ah” ucap Jinyoung tiba-tiba di samping Krystal

“Oppa mengagetkan ku! Kkaja jalan bersama. Aku takut, hujan sangat deras” kata Krystal seraya merangkul tangan Jinyoung

Jinyoung tersenyum pada Krystal lalu mereka berdua berjalan beriringan

“Kenapa nama beken mu Krystal? Disuruh manager mu kah?” tanya Jinyoung

“Ne, tapi aku tetap Jung Soojung kok Oppa!” jawab Krystal

“Tapi, orang-orang mengenal mu dengan sebutan Krystal. Tak apa kan jika aku memanggil mu dengan nama asli mu ‘Soojung’?” tanya Jinyoung

“Terserah. Hanya orang-orang tertentu yang boleh memanggil ku dengan nama asli ku Oppa. Dan kau termasuk salah satu nya” kata Krystal

Jinyoung terkekeh pelan

“Oppa belikan kamu sesuatu” ucap Jinyoung

“Ne? apa itu?” tanya Krystal penasaran

“Ada di kamar mu” kata Jinyoung

“Aigoo, kau membuat ku penasaran Oppa” kata Krystal

Mereka berdua pun sampai di rumah nya..

Krystal langsung memasuki kamar nya dengan tergesa-gesa. Ingin tahu apa hadiah yang diberikan Oppa nya. Saat dikamar, Krystal melihat sebuah cermin oval yang indah, Jinyoung pun masuk ke kamar Krystal

“Mianhe hanya memberikan mu cermin. Oppa perhatikan dikamar mu tak ada cermin, kau tak membutuhkan nya?” tanya Jinyoung

“Eh? Oppa memperhatikan nya? Aku kan dapat bercermin di handphone ku” kata Krystal

“Kau tidak seperti yeoja lain. Dasar aneh” celetuk Jinyoung

“Mwo? Apa Oppa bilang?” geram Krystal

“Eh? Anio anio!” elak Jinyoung

“Gomawo Oppa!” ucap Krystal

“Cheonma. Oh iya cepat sana mandi, 1 jam lagi kau ada pemotretan kan? Nanti Oppa antarkan” kata Jinyoung lalu keluar dari kamar Krystal

Krystal hanya tinggal berdua dengan kakak nya, Jinyoung. Kedua orangtua nya pulang 1 bulan sekali dari luar negri. Kedua orangtua nya memiliki perusahaan besar di luar negri sana. Krystal adalah mahasiswi dengan kerja part time menjadi model. Krystal adalah yeoja yang beruntung memiliki kakak seperti Jinyoung yang baik dan perhatian.

Krystal pun mengaitkan cermin itu ke paku di dinding kamar nya. Krystal membetulkan poni nya perlahan lalu masuk ke kamar mandi

Kresek.. Kresek..

Terdengar suara sesuatu dari dalam cermin itu

>>SKIP<<

Krystal sudah selesai pemotretan, kini ia sangat lelah sekali. Namun ia mendapatkan honor yang lumayan besar

“Oppa, terimakasih mau mengantarkan ku. Aku masuk ke kamar ya” ucap Krystal

“Ne” balas Jinyoung tersenyum manis

Dengan langkah pelan Krystal menuju kamar nya. Ia sangat lelah. Krystal pun masuk ke kamarnya dan merebahkan diri di kasur empuk nya. Ia pun memandangi cermin dari Jinyoung. Indah. Namun Nampak misterius.

Krystal  bangkit dari kasur dan mengamati cermin itu. Perlahan Krystal menyisir rambut nya pelan lalu menguncir nya. Tiba-tiba dari cermin itu tampak wajah seorang pria tampan.

“WAAAAA” teriak Krystal

“Sssst.. jangan berisik!” ucap pria di dalam cermin itu

Krystal terdiam speechles

“Soojung! Ada apa? Buka pintu nya” ucap Jinyoung sembari mengetuk-ngetuk pintu kamar Krystal

“Anio Oppa tak ada apa-apa. Aku hanya.. ka.. kaget” ucap Krystal

“Oh ya sudah Oppa kembali ke kamar ya”

“Ne” ucap Krystal melihat wajah pria di cermin ini

“Kau siapa?” tanya Krystal pada pria itu

“Aku? Kenalkan aku Choi Minho” ucap pria bernama Minho itu

“Aku Jung Soojung. Kau dapat memanggilku Krystal” kata Krystal tersenyum pelan, walaupun ia masih panik

“Bolehkah aku memanggil mu Soojung saja?” tanya nya

“Anio. Hanya orang-orang tertentu yang dapat memanggilku ‘Soojung’!”

“Oh begitu. Tadi itu siapa?” tanya Minho

“Oppa ku. Jung Jinyoung” jawab Krystal lalu menarik kursi dan meletakan nya di depan cermin itu lalu menduduki nya

“Oh, yang membeli cermin ini?”

“Ne. kau hantu?” tanya Krystal

“Bukan lah! Kalau hantu seperti ku sih mana ada yang takut. Aku kan tampan” ucap Minho terkekeh

“Mwo? Lalu kenapa kau tinggal disana?” tanya Krystal heran

“Ya.. begitu lah” jawab Minho mendesah

“Begitu lah apa nya? Ceritakan pada ku”

“Hmm, sekarang tahun berapa?” tanya Minho

“2013. Wae?”

“Mwo? Wah aku hebat juga ya” kata Minho

“Apa maksud mu? Aku tak mengerti”

“Dulu, tahun 1980 orang-orang yang tertindas dimasukan ke dalam cermin oleh orang-orang pintar yang memiliki ilmu sihir. Jadi beginilah aku”

“Mwo? Mana mungkin! Aku tak pernah tahu itu”

“Ya sudah kalau kau tak percaya. Hey, panggil aku ‘Oppa’” ucap Minho

“Bukannya aku harus memanggil mu ‘Ahjussi’? kau kan sebenarnya sudah tua. Hanya tubuh mu saja yang masih muda” kata Krystal terkekeh

“Anio. Umurku masih 21. Kalau aku keluar dari sini baru umurku bertambah. Oh iya umur mu berapa tahun?”

“Aku 18” jawab Krystal

“Wah muda sekali!” kata Minho

“Kenapa? Tak boleh?” tanya Krystal ketus

“Wah galak sekali!” kata Minho

“Aigoo, kau ini mengesalkan! Lalu, bagaimana caranya agar kamu keluar dari cermin ini?” tanya Krystal khawatir

“Mollayo. Aku juga tak tahu, yang pasti jangan sampai cermin ini pecah. Kalau pecah, tamatlah sudah hidup ku”

“Ne ne. aku mengerti. Aku tak akan membiarkan orang lain menyentuh cermin ini”

“Kamsahamnida” kata Minho tersenyum

Krystal tersipu melihat wajah tampan Minho

“N.. Ne” jawab Krystal

^_^

          Semenjak ada cermin itu, Krystal selalu menghabiskan waktu dikamar nya. Tidak seperti hari-hari sebelum nya yang sering jalan-jalan dengan teman-teman nya atau berkunjung ke suatu tempat. Kini, Krystal sering ada dikamar nya. Ditemani sesosok pria yang ada dalam cermin. Choi Minho

Tok.. Tok.. Tok..

Jinyoung mengetuk pintu kamar Krystal. Krystal yang tengah berbicara dengan Minho langsung membuka pintu nya. Minho pun tampak hilang dari cermin

“Wae Oppa?” tanya Krystal

“Hmm.. Kau tidak keluar seperti biasa nya” ucap Jinyoung heran

“N.. Ne.. Aku hanya ingin kulit ku makin putih saja”

“Mwo? Bukan nya waktu itu kau bilang tidak ingin terlalu putih?”

“Eh? Hmm…. Aku.. Aku tidak ingat pernah berbicara seperti itu” ucap Krystal gugup

“Sudahlah, katakan saja pada Oppa. Ada apa? Apa yang terjadi?” tanya Jinyoung cemas

Krystal hanya terdiam

“Soojung?” tanya Jinyoung

“Eh? Masuk dulu Oppa” ucap Krystal mempersilahkan Jinyoung masuk. Jinyoung dan Krystal pun duduk bersebelahan di sofa kecil  nan imut milik Krystal itu

“Kau punya masalah? Kau bertengkar dengan teman mu?” tanya Jinyoung membelai pelan rambut Krystal

“Anio”

“Lalu? Kau kenapa Soojung?”

“Hmmm..”

Krystal menengok pada cermin itu, tampak lah sosok Minho yang meletakan jari telunjuk nya di bibir nya. Tanda supaya Krystal tidak memberitahu keberadaan diri nya. Krystal pun mengangguk pelan. Perlahan, Minho hilang di cermin

“Wae?” tanya Jinyoung sembari menengok ke cermin itu

“Anio”

“Soojung, kau kenapa? Kau sangat berbeda”

“Aku tak apa Oppa, jangan khawatirkan aku. Urusi saja tugas-tugas kuliah Oppa”

“Sudah selesai kok. Hmm, besok kau kuliah kan? Berangkat bersama dengan Oppa ya!” ucap Jinyoung tersenyum manis

“Geuraeyo”

“Sudah lama Oppa tidak jalan-jalan dengan mu. Kkaja kita pergi sekarang” ajak Jinyoung

“Hmm.. Ne, aku ganti baju dulu”

“Ne” jawab Jinyoung keluar dari kamar Krystal

Krystal pun menutup pintu kamar nya dan segera memanggil sosok Minho di cermin itu

“Minho Oppa” panggil Krystal pelan

Lalu Nampak lah sosok Minho dari cermin itu

“Aku pergi dulu ya dengan Oppa ku. pai pai” ucap Krystal tersenyum manis

Minho mengangguk pelan

“Kenapa kau cantik Krystal-ah??”  batin Minho

^_^

          Krystal dan Jinyoung sudah pulang. Krystal langsung memasuki kamar nya dengan boneka hello kitty berwarna pink di tangannya dan menjinjing 1 bungkusan shopping lalu merebahkan diri di kasur

“Hhhh” Krystal menarik nafas panjang

Ia lelah namun juga senang membeli beberapa benda yang ia suka. Ia pun memeluk boneka hello kitty nya itu. Krystal menoleh ke bungkusan yang ia jinjing tadi. Yang berisikan 2 buah dress lucu, Krystal pun bangkit dari kasur nya dan hendak mengganti pakaiannya dengan dress itu. namun sebelum berganti pakaian ia lupa sesuatu.

Choi Minho.

Bisa jadi tiba-tiba ia muncul dan melihat Krystal! Tentu saja Krystal tidak mau itu terjadi. Ia pun masuk ke kamar mandi nya.

Setelah beberapa menit Krystal keluar dengan dress baru nya lalu menatap diri nya di cermin dan merapikan rambut nya yang berantakan.

“Cantik” ucap Minho tiba-tiba muncul

“Hwa,,” Krystal kaget

Minho terkekeh

“Kau mengagetkan ku Oppa” ucap Krystal

“Beli baru ya? bagus kok” ucap Minho

“Ne. Aku beli 2. Kata Oppa lebih bagus yang mana?” tanya Krystal menunjukan dress yang 1 lagi

“Hmm.. Kedua nya bagus” ucap Minho

“Coba kau pakai yang satu nya lagi” lanjut Minho

“Geuraeyo, aku ke kamar mandi dulu”

Krystal pun masuk ke mandi, beberapa menit kemudian ia keluar dengan dress yang baru nya

“Bagaimana?” tanya Krystal

“Lebih bagus yang ini” ucap Minho tersenyum lebar

“Syukurlah, pilihan Jinyoung Oppa pasti selalu bagus” ucap Krystal

“Oppa mu sangat perhatian ya pada mu” kata Minho

“Tentu saja. Adik nya kan hanya aku”

Minho mengangguk-angguk

“Kau sering tiba-tiba muncul Minho Oppa! Membuat ku kaget” kata Krystal

“Soojung-ah!!!! Kau berbicara dengan siapa? Siapa Minho?” tanya Jinyoung di depan kamar Krystal yang ternyata mendengar ucapan Krystal

Krystal dan Minho kaget. Minho langsung menghilang dari cermin itu. Krystal pun dengan gugup membuka pintu kamarnya. Jinyoung pun menerobos masuk ke kamar Krystal

“Ada lelaki di kamar mu?” tanya Jinyoung memeriksa setiap sudut kamar Krystal

“A.. Anio” elak Krystal

“Lalu siapa Minho?” tanya Jinyoung memeriksa kamar mandi

“Itu.. Nama boneka ku! Sudahlah Oppa, tidak ada siapa-siapa”

“Nama boneka? Bukannya kau tidak suka menama-namai suatu benda mati?” tanya Jinyoung menghampiri Krystal seperti menginterogasi

“Ehm.. Itu..” Krystal mencoba mencari alasan

“Soojung-ah, jujur pada Oppa! Apa yang kau sembunyikan? Seorang lelaki? Kau selalu terdengar seperti berbincang-bincang dengan seseorang”

“Anio Oppa! Aku hanya sering teleponan dengan teman-teman ku” kata Krystal

“Bukannya kau jarang saling telepon dengan teman-teman mu? sudahlah Soojung, Oppa tahu sekali tentang dirimu!” kata Jinyoung

Krystal terdiam

“HEY! Lelaki dikamar Soojung! KELUAR KAU!” teriak Jinyoung

“Oppa stop!!” kata Krystal

“KELUAR KAU! Atau aku akan menghajar mu!!” teriak Jinyoung lagi

“Oppa!” ucap Krystal menggoyang-goyangkan bahu Jinyoung

“Krystal, mana lelaki itu?” tanya Jinyoung

“Aigoo” Krystal mendesah

“KELUAAAR! Kalau tidak kau tidak akan dapat melihat wajah adik ku lagi!!!” teriak Jinyoung

“Woy! Aku sudah keluar dari tadi!!” ucap Minho di cermin

“WAAAA”  teriak Jinyoung

“Hantu?”  bisik Jinyoung ke Krystal

“Terserahlah. Silahkan berbincang-bincang dengan nya! Aku mau ganti baju!” ucap Krystal lalu masuk ke kamar mandi

Jinyoung mendekati cermin itu

“Kau…?” Jinyoung tidak percaya

“Apa?” tanya Minho dengan gaya cool nya

Beberapa menit kemudian Krystal pun keluar dan mendapati Oppa-Oppa nya itu tengah tertawa terbahak-bahak

“Iya betul itu. Bodoh sekali!! Hahahaha” ucap Minho tertawa-tawa

“Hahahahaha. Ne. Ne” kata Jinyoung tertawa juga

Krystal melihat nya dengan tatapan aneh

“Hey Krystal! Kami seumuran loh” ucap Jinyoung

“Aku tahu” kata Krystal

“Kenapa kau tidak mengenalkan Oppa mu sedari dulu?” tanya Minho

Krystal menggeleng

“Walau pun kalian seumuran, sebenarnya kan Minho Oppa sudah tua” kata Krystal menjulurkan lidah nya

“Tentu saja tidak. Aku tertidur lamaaaaa sekali. Sampai tiba-tiba aku ada disini” ucap Minho

“Hey Minho! Dizaman mu sudah ada sepak bola tentu nya kan?”  tanya Jinyoung

“Tentu saja sudah!” jawab Minho

“Ayo kita nonton sepak bola di televisi kamar ku!” ajak Jinyoung

“Wah, seru tuh! Kkaja! Bawakan aku ya” kata Minho

Jinyoung pun membawa cermin itu

“Soojung! Pinjam cermin nya!” ucap Jinyoung lalu keluar dari kamar Krystal

“Aigoo~” Krystal heran

^_^

          Krystal tidak bisa tidur. Padahal jam sudah menunjukan pukul 00.00 . Tentu saja Krystal tidak bisa tidur, sedaritadi kedua Oppa nya itu selalu teriak-teriak. Walaupun mereka saling teriak dikamar Jinyoung, namun tetap saja suaranya terdengar

“GOOOOL!!!!” teriak Minho dan Jinyoung

“YEAH! Jinyoung, aku baru tahu ternyata Manchester United sangat hebat!” ucap Minho

“Iya betul sekali! Aku juga suka!” ucap Jinyoung

Beberapa menit kemudian..

“YAAAAH! KENAPA TIDAK GOL???” teriak Jinyoung

“Tadi padahal nyaris gol!!” ucap Minho

Krystal pun bangkit dari kasur nya dan keluar dari kamar nya. Ia berjalan dengan kesal menuju kamar Jinyoung

“OPPA! BERISIK!!!!!!” teriak Krystal sembari membuka pintu kamar Jinyoung

“Eh? Mianhe Krystal-ah! Mianhe” ucap Jinyoung

Sedangkan Minho tidak meminta maaf pada Krystal dan asyik menonton. Krystal mendengus kesal

“MINHO OPPA JELEK!” teriak Krystal lalu menutup pintu kamar Jinyoung dan kembali ke kamar nya

^_^

          Krystal berlari kecil di trotoar. Ia takut terlambat dalam pemotretan kali ini. Jinyoung tidak bisa mengantarkan Krystal karna tidak enak badan. Krystal memeriksa arloji pink di tangan kiri nya, 5 menit lagi pemotretan dimulai.

Krystal pun memasuki gedung besar managemen nya. Untunglah ia datang tepat waktu

“Ayo Krystal! Tunggu apa lagi? Cepat ganti baju sekarang!” ucap asisten Krystal

“Eh? Ne!” jawab Krystal segera memasuki ruangan kostum

Setelah itu Krystal langsung pemotretan. Ternyata, di sana ada wartawan yang hendak mewawancarai Krystal, Krystal pun menerima dengan senang hati, bersedia untuk di wawancara

Sang wartawan pun mengajukan Krystal dengan sederet pertanyaan-pertanyaan sampai ada pertanyaan yang membuat Krystal diam sejenak

“Berapa lelaki yang sangat berarti bagi mu? Dan siapa saja?” tanya wartawan itu

Setelah agak lama, Krystal pun menjawab nya

“3. Appa, Jinyoung Oppa dan.. ehm.. Minho Oppa” jawab Krystal

“Siapa Minho Oppa?” tanya wartawan

“Ehm.. Itu urusan privasi ku” jawab Krystal tersenyum

Krystal tidak tahu, siaran dengan wartawan itu ditayangkan langsung di tv dan di tonton oleh Jinyoung dan Minho.

>>SKIP<<

Krystal sudah ada dikamar nya, tadi ia sangat lelah.

“Mungkin beberapa hari ke depan aku cuti dulu dari pemotretan”  batin Krystal

“Hey” sapa Minho tiba-tiba

Krystal yang tengah terbaring di kasur langsung bangkit dan menoleh pada Minho

“Apa?” tanya Krystal

“Aku lelaki yang berharga dalam hidup mu?” tanya Minho

Deg!

Krystal terdiam. Ia tidak tahu harus bicara apa

“Kenapa?” tanya Minho lagi

“Kau banyak tanya! Aku tak tahu!” jawab Krystal lalu terbaring di kasur lagi memeluk guling nya

“Kenapa tak tahu? Yang di wawancara itu…” ucap Minho

“Kau boleh memanggil ku dengan sebutan ‘Soojung’!!” ucap Krystal

“Jinjja? Bukankah hanya orang-orang tertentu saja?” tanya Minho tak percaya

“Kau termasuk salah satu nya. Sudahlah aku mau tidur!” ucap Krystal malu

“Hey Soojung! Kalau aku menyukai mu bagaimana?” tanya Minho

Deg!

Krystal hanya terdiam

“E.. Ehm.. Sudah ku bilang aku mau tidur!” ucap Krystal

“Dasar!!” ejek Minho lalu menghilang dari cermin

Krystal menoleh. Sudah tiada Minho lagi di cermin. Mungkin ia memutuskan untuk tidur. Apakah Minho juga tidur? Entahlah. Yang pasti Krystal  senang akan kata-kata Minho tadi

Esoknya..

Krystal bangun terlalu siang pagi itu. Padahal ia harus pergi ke kampus pada jam 8 pagi. Dengan tergesa-gesa Krystal mandi dan makan juga pergi ke kampus sendiri tanpa Jinyoung yang belum pulih.

“Soojung” panggil seseorang

“Hey! Sun Young!” ucap Krystal

Mereka pun jalan beriringan ke kampus dan memasuki kelas bersamaan

>>SKIP<<

Kini saat nya Krystal pulang. Namun sebelum pulang Krystal mampir sebentar ke kantin dan bertemu teman-teman dekat nya

“Hey Soojung!” sapa teman-teman nya

“Hey” sapa Krystal dan duduk bergabung dengan mereka

“Sudah lama tidak berkumpul seperti ini” ucap Jinri

“Ne. Aku rindu pada mu Soo!!” kata Amber

Krystal terkekeh

“Hey, sudah lama kita berempat tidak kerumah mu, Soojung” ucap Sun Young

“Betul juga. Boleh tidak kami bermain ke rumah mu?” tanya Qian

“Boleh saja” kata Krystal tersenyum manis

>>SKIP<<

Kini Krystal dan keempat teman nya sudah ada di kamar Krystal. Mereka berlima adalah teman dari SMA. Mereka pernah membuat group vocal dan dance bernama “f(x)”

“Soojung-ah, cermin ini antik sekali” ucap Jinri

“Ne. Tapi jangan di sentuh” ucap Krystal

“Wae?” tanya Amber memain kan rubik milik Krystal

“Pokoknya jangan!” tegas Krystal

“Ne. Kami mengerti” kata Sun Young

“Soojung-ah, aku lihat di televisi kau memiliki 3 lelaki yang berharga. Lalu siapa Minho? Kau tidak pernah menceritakannya pada kami” tanya Qian

“Mianhe belum pernah cerita. Tapi sebaiknya untuk sementara ini kalian jangan tahu dulu. Hehe” Krystal terkekeh

“Wae Soojung-ah? Kami kan teman dekat mu” Sun Young penasaran

“Suatu saat saja ya” kata Krystal

“Dia siapa? Namjachingu?” tanya Amber dengan raut wajah kesal karna tidak berhasil memainkan rubik

“Bukan. Hanya teman saja” elak Krystal tersipu

“Kalau hanya teman kenapa muka mu memerah?” tanya Qian

“Ayolah Soojung! Dia itu siapa nya kamu?” tanya Sun Young

“Teman. Tidak lebih kok” elak Krystal memerhatikan cermin

“Aish, ya sudah terserah kau saja” ucap Jinri

“Seperti nya rambut ku berantakan, aku pinjam cermin mu” kata Qian lalu berkaca di depan cermin nya

“Tapi jangan di sentuh” ucap Krystal

“Wae?” tanya Qian

“Takut pecah” ucap Krystal pelan

“Ne. Aku mengerti”

Jinri mendekati Qian untuk memperhatikan cermin milik Krystal

“Bagus loh Soojung! Antik” ucap Jinri menyentuh ukiran di cermin itu

“Hey jangan di sentuh” bisik Qian

Jinri melepaskan cermin itu dari dinding

“Hey mau di apakan?” tanya Krystal panik

Jinri berjalan pelan menuju kasur

“Aku hanya ingin melihat ukiran nya” jawab Jinri

“Hati-hati jatuh” ucap Qian dengan tidak sengaja mengenai bahu Jinri. Jinri kehilangan keseimbangan dan jatuh dengan cermin itu.

PRAAAAANG

Cermin antik nan indah itu pecah berkeping-keping. Beling nya berjatuhan dimana-mana. Lengan Jinri mengenai beling tersebut.

“Ommo.. Mianhe” ucap Jinri dan Qian bersamaan

Krystal memandang beling-beling tersebut dengan miris. Choi Minho

“Minho Oppa” ucap Krystal pelan

“Hah? Tadi kau bilang apa Soojung?” tanya Amber

Krystal tidak menjawab pertanyaan dari Amber. Ia hanya bisa meratapi kepergian Minho. Minho bilang tamatlah hidup nya jika cermin ini pecah. Dan kini.. cermin ini benar-benar pecah

“Kau marah?” tanya Jinri

Sun Young pun mengeluarkan tisu dari tas nya untuk luka kecil Jinri

Krystal terdiam. Tubuhnya kaku

“Soojung-ah?” tanya Amber khawatir

Tak lama Jinyoung datang dengan wajah pucat nya. Ia melihat wajah Krystal yang memerah, seperti ingin menangis

“Kau kenapa Soojung?” tanya Jinyoung perlahan menghampiri Krystal dan melihat cermin itu pecah

“MWO? Siapa yang memecahkan cermin ini? TIDAAK!” teriak Jinyoung

Baru kali ini Jinyoung menunjukan amarah nya di depan teman-teman Krystal

“Kami. Mianhe” ucap Jinri dan Qian bergemetar

Sun Young dan Amber hanya terperangah melihat Jinyoung berteriak. Biasanya ia Nampak baik hati dan ceria, malah ikut bergabung dengan mereka

Jinyoung mendekati serpihan beling-beling itu

“Sebaik nya kalian semua pulang sebelum aku melempar kalian dengan beling ini” ucap Jinyoung tajam

“Ne. Kamsahamnida” ucap Sun Young keluar lebih dulu disusul yang lain

“Hubungi aku. Seperti nya ada sesuatu di cermin itu. Aku tahu Soojung-ah, aku bersedia menjadi teman curhat mu” ucap Amber pelan pada Krystal. Krystal mengangguk

Kini tinggal lah kakak beradik ini yang tengah merenungi kepergian Minho

“Oppa,” ucap Krystal parau “Apakah.. Kita tidak dapat melihat ia lagi? Apakah kita tidak dapat tertawa bersama nya lagi? Apakah kita sudah tidak dapat melihat wajah nya lagi? Apakah Ia mati?” tanya Krystal parau. Air mata nya tumpah

Jinyoung menghampiri Krystal dan langsung memeluknya.

“Oppa” ucap Krystal pelan

“Hmm?” jawab Jinyoung menahan air mata keluar

“Oppa!! Apakah ia.. menyukai ku?” tanya Krystal

“Ne, ia bilang ia menyukai mu Soojung!” ucap Jinyoung

“Aku bahkan belum memberikan nya jawaban. Namun kenapa ia sudah pergi?” tanya Krystal

“Mungkin.. Mungkin ia akan kembali” kata Jinyoung

“Tapi kapan Oppa? Kapan?” tanya Krystal

Air mata Krystal turun deras

“Oppa! Kenapa diam saja! Kapan Minho Oppa kembali? Kurasa aku juga menyukai nya? Kapan ia kembali?” tanya Krystal memukul-mukul pelan dada bidang Jinyoung

“Sekarang!” ucap seseorang di pintu kamar Krystal. Seseorang yang bernama Choi Minho

 

The end

 

Ini lah.. seru gak? Cerita nya nge-gantung ya? biarin aja wee :p

Pokoknya pikirin sendiri lah akhir nya ngapain dan begini mana. Pokoknya happy end lah begitu ^^

 

Note : Sebenernya kalau cermin itu pecah, orang itu malah bisa keluar gitu.

 

Maaf kalau gak seru + banyak typo + alur aneh + author gaje tapi cakep + Minho ganteng

Itu semua hanya suatu kesalahan yang tidak terkendali. Jangan pernah bosen baca ff saya ya readers! Pai pai semuaaaaa 😀 😀

 

Advertisements

3 thoughts on “Oneshot : Mirror

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s